Bus Trans Semarang Nyaris Masuk Jurang — 5 Penumpang Luka‑luka
Apa Kabar magelang — Bus Trans Semarang Sore kemarin, salah satu armada Trans Semarang mengalami kecelakaan di tanjakan di Jalan Abdulrahman Saleh, Manyaran, Kecamatan Semarang Barat. Bus dilaporkan gagal menanjak, lalu mundur dan hampir terguling — sempat menyerempet sepeda motor sebelum akhirnya terhenti setelah menabrak pohon. Insiden ini membuat lima penumpang mengalami luka‑luka.
Kronologi Insiden
Menurut saksi mata, bus yang melaju sekitar pukul 16.20–16.30 WIB itu tidak mampu mendaki tanjakan. Setelah kehilangan daya dorong, kendaraan mundur dengan kecepatan dan posisi yang tak terkendali. Saksi menyebut bus sempat menyenggol sepeda motor sebelum oleng dan menabrak pohon di pinggir jalan
Beruntung sopir diyakini sigap membanting setir, sehingga tabrakan bisa dijauhkan dari kerumunan massa atau kendaraan lain — sehingga potensi kecelakaan masal bisa dihindarkan.
Baca Juga: Polda NTT Tangkap 5 Pemuda Pengeroyok 2 Polisi di Kupang
Korban & Penanganan
Meski tak ada korban jiwa, lima penumpang dilaporkan luka‑luka dan langsung mendapat perawatan dari tim medis darurat. Pemerintah Kota Semarang — melalui pengelola Trans Semarang — menyatakan siap menanggung biaya pengobatan seluruh korban.
Sopir bus juga ikut mendapatkan perhatian medis, karena dilaporkan pingsan usai kecelakaan. Petugas operasional dan tim penyelamat dikerahkan ke lokasi untuk evakuasi penumpang dan armada, serta mengamankan jalur agar tak mengganggu arus lalu lintas.
Bus Trans Semarang Reaksi & Tinjauan Keamanan
Direktur pengelola menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas peristiwa ini.
Catatan: Mengapa Terjadi & Apa Risiko di Kemudian Hari
Kecelakaan terjadi diduga kuat karena bus tidak “kuat” menanjak — kemungkinan akibat mesin atau daya angkat tidak memadai ketika membawa beban berat dan tanjakan terjal. Kontur jalan dan kondisi tanjakan di Jalan Abdulrahman Saleh nampaknya menjadi tantangan besar bagi armada besar seperti bus.
Bus Trans Semarang Penanganan Korban
Kelima penumpang yang mengalami luka-luka langsung mendapat pertolongan medis di lokasi. Pemerintah Kota Semarang melalui pengelola Trans Semarang menyatakan akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban. Sopir bus juga sempat mengalami pingsan dan mendapat perawatan.
Reaksi dan Tinjauan Keamanan
Direktur pengelola Trans Semarang menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini dan berjanji akan meninjau kembali prosedur operasional, khususnya pada rute tanjakan curam. Kejadian ini menambah catatan insiden yang menimpa armada Trans Semarang, mendorong evaluasi lebih ketat terhadap keselamatan armada dan pelatihan sopir.




