China Pamerkan Drone Siluman Raksasa GJ-X, Tantang Dominasi Jet Siluman Amerika
Apa Kabar Magelang – China Pamer Drone Siluman kembali menunjukkan kemajuan pesat dalam teknologi pertahanan dengan memperkenalkan drone siluman raksasa GJ-X, sebuah pesawat tanpa awak berukuran besar yang diklaim memiliki kemampuan setara dengan jet tempur siluman milik Amerika Serikat. Kehadiran drone ini menandai langkah baru Beijing dalam perlombaan teknologi militer global.
Penampilan Perdana GJ-X
Drone GJ-X untuk pertama kalinya diperlihatkan ke publik dalam pameran pertahanan nasional di Zhuhai. Penampakannya menarik perhatian karena memiliki desain futuristik dengan struktur sayap lebar, bodi tanpa ekor, dan permukaan datar berlapis bahan penyerap radar (stealth coating).
Menurut laporan media militer China, GJ-X dikembangkan oleh Aviation Industry Corporation of China (AVIC) — perusahaan yang juga merancang berbagai jet tempur modern milik Angkatan Udara Pembebasan Rakyat (PLAAF).
Baca Juga: Netanyahu Pecat Penasihat Keamanan Israel, Sempat Cekcok soal Perang Gaza
China Pamer Drone Siluman Kapabilitas dan Teknologi
Beberapa analis juga menyebut drone ini bisa beroperasi dalam misi pengintaian strategis, peperangan elektronik, dan serangan udara tanpa terdeteksi radar.
Saingan Baru Jet Siluman AS
Banyak pengamat pertahanan menilai kehadiran GJ-X merupakan jawaban langsung terhadap jet siluman Amerika seperti F-35 Lightning II dan drone RQ-180.
>Dengan biaya operasional yang jauh lebih rendah dibandingkan pesawat berawak, GJ-X bisa menjadi alternatif strategis bagi China dalam memperluas jangkauan udara di wilayah Indo-Pasifik.
China Pamer Drone Siluman Dampak terhadap Keseimbangan Regional
Kehadiran GJ-X menambah kekhawatiran di kawasan Asia Timur dan Pasifik, terutama bagi negara-negara yang memiliki sengketa teritorial dengan China.
>Beberapa analis menilai, jika drone ini benar-benar beroperasi penuh dalam armada militer China, maka keseimbangan kekuatan udara di kawasan bisa berubah signifikan.
Kesimpulan
Dengan diperkenalkannya drone siluman raksasa GJ-X, China semakin mempertegas ambisinya untuk menjadi pemimpin baru dalam teknologi pertahanan udara global.
Disebut Saingi Jet Siluman AS
Para analis pertahanan menyebut GJ-X sebagai upaya nyata China menantang dominasi udara Amerika Serikat.
Drone ini juga disebut akan melengkapi armada jet siluman J-20 yang sudah beroperasi di Angkatan Udara China. Kombinasi keduanya dinilai dapat meningkatkan efektivitas strategi pertahanan udara dan serangan jarak jauh Beijing.
Peringatan bagi Negara Barat
Kemunculan GJ-X memicu reaksi dari sejumlah pengamat Barat yang menilai kemajuan teknologi militer China semakin cepat dan kompetitif.
>Beberapa sumber di Pentagon menyebut bahwa pengembangan drone siluman besar seperti GJ-X bisa menjadi tantangan baru bagi sistem pertahanan udara AS di kawasan Indo-Pasifik.
Penutup
Dengan tampilnya GJ-X, China menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam perlombaan teknologi militer global.






